Inilah Perbandingan Harga Vape dan Rokok

Sebagian perokok konvensional atau vapers mungkin pernah berpikir produk yang dihisapnya telah melebihi batas konsumtif atau tidak. Bahkan, beberapa diantaranya juga membandingkan sisi pengeluaran per bulan dalam membeli rokok konvensional atau vape.

Oleh sebab itu, kali ini kami akan membahas dari segi anggaran pengeluaran kedua produk ini secara rinci. Namun sekali lagi, hal ini berdasarkan asumsi saja.

Inilah Perbandingan Harga Vape dan Rokok

Perbandingan Harga Vape dan Rokok

Vape adalah terobosan baru dalam dunia rokok. Sebab, vape ini menggunakan sistem elektrik dengan memanfaatkan uap dari cairan atau saltnic liquid. Tentang sisi kesehatan, vape dipercaya lebih aman oleh sebagian ahli dan peneliti, sebab hanya ada beberapa zat kandungan saja misalnya seperti Nikotin, Propelin Glikol, juga Gliserin.

Dan hal ini berbanding terbalik dengan rokok konvensional yang mempunyai banyak zat dan senyawa kimia berbahaya bagi kesehatan. Untuk kandungan seperti Nikotin, Karbon Monoksida, TAR, Hidrogen Sianida, Arsenik, Benzena, dan kandungan berbahaya lainnya.

Lalu, bagaimana perbandingan biaya rokok konvensional dan vape? Apakah benar jika vape lebih murah dibandingkan rokok konvensional? Jika ditanya apakah vape lebih mahal dibandingkan rokok konvensional, maka jawabannya adalah iya.

Namun, biaya yang lebih mahal ini hanya untuk satu kali pembelian saja, yaitu saat Anda membeli device berjenis MOD, maka harus membeli printilannya seperti baterai, RDA/RDTA, coil, Kapas serta liquid-nya.

Lain halnya dengan POD, ini merupakan jenis vape yang lebih praktis juga murah dibandingkan dengan MOD. Sebab, Anda tidak membutuhkan banyak alat untuk menggunakan POD. Cukup mengganti Cartridge atau Coil secara rutin setiap 2 Minggu sekali atau jika rasa yang dikeluarkan telah berbeda.

Perbandingan biaya Konsumsi Rokok dan Vape Per-Bulan

Perhitungan biaya konsumsi ini sebenarnya tergantung dari seberapa sering Anda merokok setiap harinya dan merk liquid dan coil yang digunakan untuk vape. Untuk perhitungan biaya rokok konvensional, ambil perumpamaan harga rokok Rp 25.000 dengan isi 16 batang.

Jika Anda termasuk perokok aktif dengan intensitas 1 bungkus per harinya. Jika di total dalam sebulan Anda menghabiskan Rp 750.000 untuk membeli rokok.

Selain itu, untuk vape, di awal pembelian Anda akan mengeluarkan uang sekitar Rp 800.000 untuk membeli device MOD beserta printilannya. Sedangkan untuk pembelian POD menghabiskan dana sekitar Rp 250.000 – Rp 400.000.

Sesudah itu untuk penggunaan lanjutan, Anda membutuhkan liquid yang harganya sangat bervariasi tergantung dari selera dengan harga Rp100.000 sampai Rp180.000 (pemakaian satu bulan), pembelian kapas untuk penggunaan dua bulan Rp 50.000 serta penggantian Coil selama dua minggu sekali dengan kisaran Rp 50.000 – Rp 60.000 untuk dua item.

Apalagi jika Anda menggunakan POD, biaya yang dibutuhkan hanya untuk penggantian Coil atau Cartridge dengan harga Rp 30.000 – Rp 50.000 untuk dua minggu.

Dapat disimpulkan jika melihat perbandingan di atas, maka menggunakan vape menghabiskan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan rokok konvensional. Namun, yang harus diingat adalah biaya awal untuk membeli device cukup mahal. Dengan begitu, semua keputusan tersebut kembali ke tangan Anda.

Jika Anda tertarik menggunakan Liquid pengganti rokok, maka dapatkan pengalaman vaping ke level berikutnya dengan liquid Emkay. Kunjungi vape store terdekat di kota Anda lalu temukan koleksi lengkap liquid premium emkay.

Untuk setiap pembelian produk Emkay, Anda akan memperoleh emkay loyalty point! Loyalty point ini dapat Anda tukarkan menjadi voucher diskon pada pembelian di website Emkay.id dan merchandise menarik lainnya dari Emkay.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *